HAL – HAL YANG PERLU DIPERHATIKAN SAAT MENGAMBIL PINJAMAN

 

  • Pilih pinjaman yang tepat

Jika Anda ingin mengambil pinjaman, Anda harus terlebih dahulu menentukan jenis pinjaman apa yang paling tepat untuk Anda. Misalnya, Anda dapat mengambil pinjaman angsuran atau menggunakan kartu kredit Anda.

  • Perhatikan persyaratannya

Sebagai aturan, semua bank tunduk pada ketentuan-ketentuan tertentu untuk pemberian kredit, seperti usia mayoritas mereka, tempat tinggal, status pekerjaan dan sumber pendapatan dan memiliki catatan bank dan kredit yang baik. Periksa dengan baik apakah Anda memenuhi persyaratan ini.

  • Pilih jenis bank

Anda dapat mengajukan pinjaman dari bank cabang atau bank online. Pikirkan jenis mana yang lebih baik untuk Anda.

  • Cari Perbandingan

Dengan simulasi pinjaman, Anda dapat menemukan penawaran pinjaman terbaik berdasarkan kebutuhan Anda. Untuk menyesuaikan kemampuan anda untuk membayar angsuran dan untuk membandingkan.

Apakah Anda ingin memenuhi keinginan yang telah lama dipendam atau harus mengatasi masalah keuangan terlebih dahulu: Dalam beberapa situasi, mungkin solusi terbaik adalah dengan mengambil pinjaman. Dalam posisi ini ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan saat hendak melakukan peminjaman. Dalam hal apapun, pertama mencari pembanding dari beberapa penyedia jasa peminjaman sangat dianjurkan untuk mendapatkan kondisi gambaran awal dari mula peminjaman hingga pelunasan. .

Mengambil pinjaman yangTepat

Mengambil pinjaman bukanlah hal yang memalukan namun bagaimana menjadikannya agar tidak mengarah menjadi jebakan hutang. Dengan demikian, Anda harus mencari informasi terlebih dahulu, jadi Anda memutuskan pinjaman yang benar-benar tepat untuk Anda.

Aspek-aspek yang perlu diperhatikan:

  1. Hati-hati memilih jangka waktu pinjaman

Jangka waktu pembayaran menentukan periode di mana Anda melunasi pinjaman. Seharusnya jangan terlalu lama atau terlalu singkat. Dalam hal jatuh tempo yang sangat lama, mengakibatkan suku bunga yang lebih tinggi sering terjadi dikarenakan resiko bank sebagai debitur meningkat.

Sebagai gambaran mungkin Anda sebagai kreditur perlu mempertimbangkan lama periode peminjaman,karena mungkin beresiko tidak dapat lagi membayar angsuran karena pengangguran, sakit atau alasan lainnya.Selain itu, total biaya pinjaman secara otomatis menjadi lebih tinggi karena bunga pinjaman  tetap berjalan selama periode waktu yang lebih lama terjadi. Tetapi Anda juga harus menghindari periode pinjaman yang terlalu pendek karena beban angsuran bulanan mungkin terlalu tinggi, sehingga nantinya berdampak pada stabilitas keuangan pribadi Anda.

 

  1. Bandingkan tingkat suku bunga

Jumlah bunga pinjaman secara signifikan menentukan total biaya yang dikeluarkan untuk pinjaman Anda. Oleh karena itu, Anda harus selalu hati-hati membandingkan tingkat suku bunga dari para penyedia jasa peminjaman yang berbeda. Tingkat bunga biasanya dinyatakan sebagai persentase per tahun.

Bunga pinjaman adalah bunga yang dihitung oleh bank, tetapi tidak termasuk biaya lain yang menjadi aturan pemerintah terkait jasa peminjaman. Ini termasuk dalam suku bunga efektif, itulah sebabnya bank wajib mempublikasikan suku bunga efektif dalam ketentuan mereka. Jadi, tawaran yang berbeda untuk Anda sebagai peminjam juga sebanding.

Untuk jumlah bunga, jangka waktu pembayaran sangat penting, dan sering juga jaminan dan peringkat kredit Anda berperan.Jika Anda menawarkan agunan dan memiliki peringkat kredit yang baik, Anda bisa mendapatkan keuntungan dari suku bunga yang lebih rendah. Untuk pinjaman jangka panjang, seperti pinjaman hipotek, Anda juga harus memperhatikan durasi suku bunga tetap. Namun, dalam pinjaman angsuran, tingkat bunga tetap sama untuk seluruh jangka waktu.

Disposisi atau pinjaman angsuran: Pinjaman mana yang sesuai dengan proyek saya?

Jika Anda membutuhkan uang dan ingin mengambil pinjaman, Anda harus terlebih dahulu menentukan jenis pinjaman apa yang tepat untuk Anda.

Jika Anda saat ini tidak merencanakan penjaminan aset atau memiliki persyaratan pembiayaan lain yang sangat tinggi, biasanya keputusan antara kredit dan pinjaman angsuran.

JALUR KREDIT

Anda dapat menggunakan kredit disposisi / auto debit (singkatnya: jalur kredit atau disposisi) untuk menutup rekening kredit Anda. Jumlah yang akan Anda terima tergantung pada penerimaan kas reguler/ tabungan Anda (sebagai simpanan langsung kredit Anda)  dan limit kredit Anda. Permohonan pinjaman resmi tidak diperlukan. Suku bungamemang lebih tinggi pada sesuai limit kredit daripada pada pinjaman angsuran, jadi Anda hanya disarankan menggunakannya untuk menutupi kebutuhan yang bersifat jangka pendek.

Tetapi ini lebih sesuai  karena kebutuhan segera tersedia dan dapat dikompensasi setiap saat, jadi tidak memiliki jangka waktu tetap.

Jika Anda melakukan overdraw akun Anda di saat overlimit, suku bunga penarikan lebih tinggi dari bunga pencairan akan terjadi. Oleh karena itu, limit kredit tidak cocok untuk pembelian yang lebih besar, karena Anda harus menerima beban bunga yang lebih tinggi dan juga tidak lagi dapat menggunakan jalur kredit jika terjadi tunggakan cicilan keuangan yang berlanjutan.

 

PINJAMAN ANGSURAN

Atau disebut juga pinjaman konvensional, menawarkan suku bunga yang lebih murah dan karena itu lebih cocok jika Anda ingin membiayai kebutuhan Anda yang bernilai besar . Ini memiliki jangka waktu tetap antara 12 hingga 120 bulan bahkan lebih dan tingkat bunga tetap, sehingga Anda dapat merencanakan pembayaran Anda dengan baik.

Jika Anda tiba-tiba memiliki lebih banyak uang selama jangka waktu tersebut, Anda dapat segera melunasi pinjaman. Dalam hal ini, biaya pinalti di muka sering dikenakan, tetapi ini kurang dari biaya bunga dari sisa angsuran.

Persyaratan apa yang harus saya penuhi untuk menerima pinjaman?

  • Umur: Untuk mengambil pinjaman, Anda harus memenuhi syarat ketentuan minimal, yaitu telah berusia 17 tahun keatas dan dengan demikian sepenuhnya mampu bertindak. Seringkali lebih susah bagi Anda yang sudah berusia mendekati masa pensiun untuk mendapatkan pinjaman dari bank, karena Anda dianggap memiliki risiko kematian yang lebih tinggi di sini. Namun untuk peminjaman nominal rendah, dan pinjaman untuk pensiunan tetap masih dimungkinkan.
  • Tempat Tinggal: disarankan Anda memiliki tempat tinggal yang permanen.
  • Tidak dalam masa Training: Sebaiknya Anda tidak sedang dalam masa percobaan ataupun kontrak jangka pendek di tempat Anda bekerja saat ini. Sebab ini juga merupakan salah satu peraturan dan kebijakan bank, untuk meminimalisir akan terjadinya kredit macet dari pihak Anda, seandainya Anda tidak lulus training atau putus kontrak kerja dengan tempat Anda bekerja .
  • Pekerjaan tetap: Pekerjaan tetap sering dijadikan prasyarat untuk pinjaman. Namun, dalam kasus kontrak jangka waktu tertentu, pinjaman dapat menjadi pertimbangan jika durasi tidak melebihi durasi kontrak kerja. Bagi wiraswasta, meminjam biasanya lebih sulit, karena penghasilan mereka kurang dapat diprediksi daripada karyawan, apalagi yang bersifat freelancer.
  • Bukti penghasilan: Sebagai aturan, Anda harus memberikan bukti penghasilan, sehingga bank dapat memeriksa apakah penghasilan Anda mencukupi untuk pembayaran pinjaman tepat waktu. Untuk karyawan, dua atau tiga tanda terima gaji cukup, wiraswasta, bagaimanapun, situasinya lebih sulit: Anda harus membuktikan penghasilan dari dua atau tiga tahun terakhir, misalnya, Laporan pajak penghasilan atau laporan laba rugi (P & L) dari usaha Anda .
  • Lolos BI Checking : Bank yang terintegrasi dengan OJK dan LPS bisa mendapatkan informasi kelayakan kredit mengan melihat riwayat kredit Anda, melalui BI checking sebelum memberikan pinjaman. Ini akan memberikan informasi tentang anda terkait hutang berjalan Anda dan perilaku pembayaran Anda di masa lalu. Kelayakan kredit Anda dinyatakan dengan status BI checking ini. Apabila dinilai negatif maka Bank memiliki otorisasi untuk menangguhkan pengajuan pinjaman Anda. Tetapi ada juga kemungkinan untuk mengambil pinjaman dari bank yang tidak terintegrasi dengan OJK dan LPS, yang bagaimanapun biasanya dikaitkan denganresiko suku bunga pinjaman yang lebih tinggi.
  • Agunan: Bank sering membutuhkan jaminan dalam bentuk asuransi jiwa, kartu kredit atau aset fisik seperti, bpkb kendaraan bermotor atau sertifikat tanah dan bangunan terutama untuk pinjaman jangka panjang dengan volume kredit yang tinggi. Dengan pembiayaan konstruksi properti, dengan pinjaman surat kendaraan bermotor bisa diperoleh selama nilai kredit sesuai dengan perhitungan nilai aset. Aset berfungsi sebagai jaminan/ agunan. Namun saat ini banyak juga bank yang bisa memberikan Kredit tanpa agunan, dengan prasyarat mrmiliki kartu kredit aktif dengan minimal masa aktif 1 tahun, dan limit biasanya msih dalam tahap aman.
  • Kriteria tidak terpenuhi? Jangan berharap memperoleh pinjaman!

Jika satu atau lebih dari kriteria tersebut tidak dapat dipenuhi, kemungkinan pengajuan pinjaman Anda akan ditolak Namun demikian, bukan berarti Anda sama sekali tidak dapat memperoleh pinjaman, Anda bisa mencoba di peminjaman personal, memanfaatkan kartu kredit atau melalui bank yang memiliki promo program pinjaman lunak untuk usaha tentu saja untuk usaha mikro atau kredit terbatas.

Step by Step Bijak Memanfaat Kartu Kredit :

  1. Tentukan batas limit penggunaan kartu kredit anda sendiri

Pertama, Anda perlu memperhatikan batas kebutuhan pendanaan Anda untuk memperkirakan pinjaman apa yang seharusnya bisa dikesampingkan. Anda juga akan membutuhkan ukuran ini ketika membandingkan pinjaman. Kebutuhan pembiayaan atau pinjaman didasarkan pada total biaya dan modal yang ada. Jadi, jika Anda berencana membeli Rp.10.000.000,00 sedangkan limit kredit anda Rp. 10.000.000,00  lebih bijak jika Anda tidak menghabiskan limit Anda  misalkan Anda hanya biayai Rp7.500.000 ,00, Sehingga anda hanya mempersiapkan dana sebesar 2.500.000,00.dan kartu Kredit Anda tidak dalam kondisi overlimit, sehingga Anda masih memiliki sisa untuk cadangan anggaran.

  1. Pahami pengeluaran Anda

Tagihan rumah tangga adalah bagian penting untuk diperhatikan sebelum terlanjur melakukan proses kredit .Hitung dulu penghasilan Anda ,ini akan membantu Anda untuk tahu sebenarnya berapa banyak uang yang dapat Anda belanjakan setiap bulan dan untuk membayar cicilan kredit. Untuk melakukan ini, Anda harus realistis tentang pendapatan dan pengeluaran Anda dan menghitung selisihnya. Ini menghasilkan jumlah yang tersedia bagi Anda untuk cicilan Anda (disarankan tidak lebih dari 30% total pendapatan anda) setiap bulan.

  1. Lihat Perbandingan Fasilitas Kredit

Penyedia jasa Kartu Kredit yang berbeda untuk berusaha menarik nasabah sering berusaha memberikan promo dan fasilitas yang yang menarik pada suatu kesempatan. Jika Anda jeli dan mau berusaha update informasi ingin menemukan penawaran terbaik yang kebetulan sesuai dengan kebutuhan anda. Bahkan ada yang menawarkan bunga cicilan 0% dalam promonya, ini seolah Anda membayar cicilan Anda sendiri.

  1. Rutin BI checking secara berkala

Jika Anda telah mengajukan pinjaman dan kredit maka anda akan dipantau oleh BI  melalui penyedia pinjaman Anda. Dari sini history pinjaman anda akan tercatat, sehingga jangan sampai hal ini menghambat Anda pada saat Anda membutuhkan pinjaman selanjutnya.

  1. Pembayaran Lancar

Jika pembayaran Anda lancar dan tidak ada cacat dalam histori Anda, bisa jadi tanpa Anda mengajukan penambahan limit kredit, pihak penyedia dengan senang hati akan memberikan promo penawaran top limit. Dan anda mempunyai sumber cadangan dana yang lebih besar.

So, be wise with your Money!

 

Anda mempunyai kartu Kredit? Anda membutuhkan Dana Cepat Tanpa Agunan namun aman dan dijamin oleh OJK? Kredit Tanpa Agunan Rajasales.com

 


Leave a Reply